Tips Dan Cara Perawatan Murai Batu Muda Hutan

Cara perawatan murai batu muda hutan memang relatif gampang-gampang susah, tergantung dari tingkat ketelatenan Anda. Sebenarnya, hal yang paling sulit dalam memberikan perawatan terhadap murai batu adalah pada tahap adaptasinya. murai batu yang masih belum mengenal lingkungannya tentu akan lebih mudah stres, dan itu akan sangat merepotkan Ente.
perawatan-murai-batu-muda-hutan-mabung,perawatan-murai-batu-muda-hutan-agar-cepat-gacor,perawatan-murai-batu-muda-hutan-agar-cepat-bunyi,
Baca juga: Cara merawat anakan kenari

Lakukan Dalam Perawatan Murai batu Muda

Perawatan Membantu Proses Adaptasi Murai Batu
Untuk cara perawatan murai batu muda hutan supaya murai batu cepat berkicau, Anda tentu sebelumnya harus membuat MB tersebut nyaman di tempat barunya. Sobat dapat memberikannya makanan MB seperti serangga jangkrik, ulat jerman, ulat hongkong, dan belalang. Makanan-makanan tersebut ditujukan supaya si MB memiliki nafsu makan terutama di tempat yg baru.

Untuk minumannya, kamu dapat memberikan asupan minuman dengan kandungan vitamin B-kompleks & juga asam amino supaya nafsu makannya banyak. Jangan langsung menjemurnya di tempat yang biasa dijadikan lalu lalang orang. Hal tersebut karena si buruung jadi mudah stres. Berikan ia tempat yang tenang, dan sesudah 3 hari barulah biasakan ia di luar.

Cara Perawatan Dalam Menjinakkan MB
Menjinakkan MB perlu dilakukan supaya ia mudah menerima segala treatment perawatan yg Anda berikan selanjutnya. Supaya ia lebih terbiasa dengan manusia, khususnya dengan Andaa, silahkan kamu mandikan kamu secara rutin di pagi dan di sore hari ketika matahari tidak terlalu terik.

Setelah kamu memandikan MB milik Anda, pastikan ia mendapat sinar matahari yg cukup sebagai penghangat atau jika perlu hanya Anda angin-anginkan saja. Jemur di pada hari harus di bawah jam 9, sedangkan di sore hari harus di atas jam 15.30 agar cara perawatan murai batu muda hutan ini lebih efektif.

Cara Perawatan Dalam Memberikan Tambahan Gizi
Memberikan gizi tambahan dapat menggunakan extra Gooding atau EF. Anda dapat memberikan kroto segar sebagai pakan MB milik itu. Andaa juga dapt memberikan jangkrik kepadanya, atau ulat hongkong dan ulat jerman. Belalang juga dapat dijadikan enu tambahan supaya makannya makin lahap. Cara perawatan murai batu muda hutan dalam tahapan ini dapat kamu lakukan dengan memberikan variasi makanan supaya si murai batu tidak cepat bosan.
perawatan-murai-batu-muda-hutan-mabung,perawatan-murai-batu-muda-hutan-agar-cepat-gacor,perawatan-murai-batu-muda-hutan-agar-cepat-bunyi,
Cara Perawatan Dalam Memulai Proses Pemasteran
Pemasteran dapat Anda lakukan dengan berbagai cara supaya murai batu cepat gacor. Salah satunya adalah dengan menyandingkan MB kamu dengan master. master sebagai langkah awal dapt kamu pilih mulai dari jenis yang lebih kecil terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk melatih mental si burung. Burung-yang kami rekomendasikan dalam cara perawatan murai batu muda hutan ini adalah parkit, kenari, ciblek, tledekan, trucukan, kolibri atau gereja.

Tag: cara merawat murai batu agar cepat gacor,perawatan murai batu muda hutan,cara merawat murai batu untuk lomba,cara merawat murai batu borneo. Murai batu biar gacor terus,perawatan murai batu bakalan,cara merawat murai batu mabung,cara merawat murai lampung super.

Cara Merawat Murai Batu Muda Hutan Agar Cepat Gacor dan Jinak

Cara merawat Murai Batu muda hutan agar cepat gacor – Mengenai ini tak sedikit pemilik burung merasa kebingungan. Namun Anda tak perlu khawatir karena setelah kita mengulas sedikit tentang burung Murai Batu ini, kita akan membahas tentang cara merawat kicau Murai Batu Muda hutan. Murai Batu merupakan sejenis Kucica Hutan dengan istilah Copsychus Malabaricus, merupakan sejenis burung yang tersebar khususnya di Pulau Sumatera, tepatnya di Semenanjung Malaysia. Burung ini juga sebagian tersebar di beberapa lokasi yang ada di Pulau Kalimantan serta di Pulau Jawa. Di daerah manapun di Indonesia memang selalu memikat para pencinta burung.

cara menjinakkan murai batu tangkapan hutan,cara menjinakan murai batu dengan cepat,cara menjinakan murai batu kalimantan,Murai Batu, untuk juara lomba,

Semakin banyaknya permintaan akan Copsychus Malabaricus ini, maka membuat perburuan burung Murai Batu di alam liar pun semakin meningkat yang menyebabkan keberadaan dari burung Murai Batu ini semakin terancam. Banyak pencinta burung yang berburu Murai Batu karena suara burung ini yang tergolong sangat khas, selain memiliki keindahan bulu dengan ekornya yang terlihat gemulai.Untuk melakukan cara merawat Murai Batu muda hutan agar cepat gacor dengan benar, Anda harus melalui beberapa tahapan pemeliharaan Murai Batu muda berikut ini.

Tahapan Pemeliharaan Murai Batu Muda

1. Adaptasi Burung
Tahapan pertama cara memelihara Copsychus Malabaricus muda hutan agar cepat gacor pertama adalah kita harus membiarkan burung beradaptasi terlebih dahulu. Dengan cara memberikannya makanan kesukaannya dengan menyesuaikan makanan yang biasa ia dapatkan di alam liarnya, contohnya seperti belalang hijau, ulat jerman, jangkrik atau kroto (telur dari semut rangrang). Untuk minumannya, Anda bisa memberikannya minuman dengan kandungan asam amino dan vitamin B-kompleks supaya nafsu makannya menjadi lahap.

Usahakan untuk tidak memandikannya atau menjemurnya terlebih dahulu ketika Murai Batu muda hutan baru tiba ke rumah Anda. Jika sudah 3 hari, maka Anda sudah bisa memandikan dan menjemurnya. Selain itu, Anda juga bisa memberinya makan voer. Untuk masalah tempat, Anda bisa menempatkan burung ini di tempat sepi untuk menenangkannya terlebih dahulu.

2. Extra Fooding
Cara merawat Murai Batu muda hutan agar cepat gacor berikutnya adalah dengan genjot Extra Fooding untuk mengembalikan stamina si burung yang sedang kelelahan. Tujuan lainnya yaitu untuk merangsang Murai Batu Muda Hutan agar bisa belajar mengeluarkan bunyi. Cukup berikan Extra Fooding secukupnya dan tidak berlebihan.
3. Menjinakkan Burung
Cara merawat Murai Batu muda hutan agar cepat gacor berikutnya lakukan tahap penjinakan burung Murai Batu Muda Hutan agar mereka bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan lingkungan sekitarnya berikut lingkungan manusia. Anda bisa memandikannya setiap pagi dan sore hari secara rutin. Apabila Anda tak memiliki banyak waktu, bisa menaruh cepuk dengan ukuran badan burung yang diisi air, supaya burung MB bisa mandi sendiri.

Jika sudah dimandikan, Anda bisa mengangin-anginkan selama 15 menit kemudian dijemur. Penjemuran yang baik biasanya kurang dari jam 9 pagi. Gentang burung ditempat tinggi agar terbiasa, jika sudah Anda bisa menurunkannya dengan bertahap ke bawah. Hal ini bertujuan agar burung bisa lebih mengenali lingkungannya yang baru.

4. Tahap Pemasteran
Pemasteran dengan burung yang lain, bisa dilakukan tak hanya dengan cara merekam suara burung masternya saja, melainkan juga dapat merangsang si burung agar mengeluarkan bunyi. Adapun beberapa jenis burung master yang bagus, seperti Serindit, Parkit, Prenjak, Kolibri, Gereja dan Trucukan. Jika burung masterannya semakin gacor, maka akan membuat Murai Batu juga semakin emosi dengan membalas masterannya dengan suara kencang dan merdu.
Nah, demikianlah beberapa tahapan cara merawat Murai Batu muda hutan agar cepat gacor dengan mudah!

Cara Merawat Murai Muda Hutan Agar Cepat Adaptasi

Cara Merawat Murai Muda Hutan Cepat Adaptasi – Bagi Anda pecinta murai tentu Anda membutuhkan tips cara merawat murai muda hutan akan dirangkum dengan singkat dan jelas dalam artikel ini. Bagi Anda pecinta kicauan tentu sudah mengetahui nama familiar ini masih termasuk dalam jenis aduan. Dalam hal ini bukan berarti kita mengadu secara fisik tetapi beradu suara atau kicau, sehingga banyak pecinta menggunakan tersebut untuk kontes. Namun harga murai mahal membuat banyak orang memilih membeli bakalan dari hutan masih muda. Meski demikian, tidak sedikit dari mereka memeliharanya gagal dan pun mati.
cara-merawat-murai-batu-muda-hutan-supaya-cepat-bunyi,cara-merawat-murai-batu-muda-hutan-agar-cepat-jinak,cara-merawat-murai-muda-hutan-bakalan,
Sebelum Anda memutuskan untuk membeli murai muda hutan, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bagaimana cara merawat murai muda hutan supaya tidak mati. Karena sebenarnya ini termasuk jenis langka maka sebaiknya kita harus menjaga dari kepunahan dengan merawat baik-baik.

Adapun Cara Merawat Murai Muda Hutan Agar Cepat Adaptasi

1. Mengenalkan pakan pur dengan sabar, sering calon bakalan mati ketika baru dipelihara karena tidak mau makan pur. Mukin karna masih terbiasa dgn alam liar sehingga asing dengn pakan buatan. Anda bisa mencampur pur dengan kroto atau ulat hongkong supaya mulai adaptasi bersama makanan pur.
2. Cara merawat Murai  Batu muda bakalan dari hutan agar cepat adaptasi harus rutin dengn memandikan di pagi dan sore, setelah itu diangin-anginkan kurang lebih 1 jam. Cara merawat seperti ini bisa membantu ber adaptasi dan tidak stres.
3. Rutin mengganti air minum karena bisa saja air tersebut tercampur dengn kotoran bisa menyebabkan terkena penyakit atau virus.
4. Cara di anjurkan selanjutnya adalah dgn member terapi brainwave, yaitu berupa suara dengn perpaduan alam seperti aliran air supaya merasa sedang di alam habitatnya agar ia cepat adaptasi.
5. Agar cepat adaptasi pemberian makanan ekstra berupa nutrisi seimbang untuk kebutuhan gizi, hal itu bermanfaat untuk pertumbuhan bulu, menjaga mood dan memancing mau berkicau.
6. Perawatan agar cepat adaptasi lainnya yaitu dngn mengenalkan dengan tempat-tempat ramai seperti di beranda rumah sering dimanfaatkan untuk bersantai, di pinggir jalan biasa dilewati orang. di dalam sangkar tentu merasa asing karena sebenarnya bukan merupakan habitat aslinya. Sehingga akan terbiasa dengan situasi ramai.
cara-merawat-murai-batu-muda-hutan-supaya-cepat-bunyi,cara-merawat-murai-batu-muda-hutan-agar-cepat-jinak,cara-merawat-murai-muda-hutan-bakalan,
Baca juga: Merawat murai muda hutan agar cepat gacor
Demikianlah beberapa cara merawat murai muda tangkapan hutan, Anda bisa menerapkannya dan membeli murai muda bakalan. Namun sebenarnya cara seperti ini sudah cukup baik jika benar benar merawat nya, karena cara terbaik adalah membiarkan murai hutan berkeliaran mencari mangsanya di alam bebas. Sekedar untuk hobi sebaiknya jangan memelihara murai terlalu banyak, terapkan cara merawat murai muda hutan dengan baik supaya terjaga kelangsungan hidupnya. Jangan sampai anak cucu kita nanti hanya mendengar ceritanya saja karena murai telah punah oleh ulah manusia.